EFEKTIVITAS PENDAMPINGAN KELUARGA BERBASIS BUDAYA MINANGKABAU TERHADAP PERUBAHAN PERILAKU PENCEGAHAN STUNTING PADA BALITA

Authors

  • ida mariana {"en_US":"akper kesdam I\/BB Padang"}
  • Vevi Kurniawati Akademi Keperawatan Kesdam I/BB Padang
  • Shanti Dafris Akademi Keperawatan Kesdam I/BB Padang

DOI:

https://doi.org/10.36984/ayr9zy76

Keywords:

Stunting, Budaya Minangkabau, Pendampingan Keluarga, Balita, Perilaku Pencegahan

Abstract

Stunting menjadi masalah kesehatan masyarakat di Kota Padang yang memerlukan intervensi gizi dan perubahan perilaku. Nilai budaya Minangkabau seperti peran Bundo Kanduang, Ninik Mamak, dan sistem matrilineal berpotensi memperkuat program melalui pelibatan tokoh adat setempat. Tujuan: Menganalisis efektivitas pendampingan keluarga berbasis budaya Minangkabau terhadap perubahan perilaku pencegahan stunting pada keluarga balita di Kelurahan Parak Gadang. Metode: Penelitian menggunakan desain quasi-experimental dengan pretest–posttest control group design. Sampel terdiri atas 40 keluarga dengan balita usia 6–59 bulan yang dipilih melalui purposive sampling. Kelompok intervensi menerima pendampingan berbasis budaya selama delapan minggu melalui edukasi, kunjungan rumah, dan konseling keluarga, sedangkan kelompok kontrol menerima edukasi rutin. Instrumen penelitian berupa kuesioner teruji, dan analisis data menggunakan uji paired t-test, independent t-test, serta Ancova (p<0,05). Hasil: Setelah intervensi, skor perilaku pencegahan stunting pada kelompok intervensi meningkat secara signifikan dibandingkan kelompok kontrol (p<0,001). Peningkatan nyata terjadi pada praktik pemberian makan balita, kepatuhan kunjungan posyandu, perilaku hidup bersih dan sehat, serta pemanfaatan pelayanan kesehatan. Kesimpulan: Pendampingan keluarga berbasis budaya Minangkabau efektif meningkatkan perilaku pencegahan stunting pada keluarga balita. Pendekatan berbasis nilai budaya ini dapat menjadi strategi pelengkap dalam program percepatan penurunan stunting di Kota Padang.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Access, O. (2023) “Open Access,” 6(12), hal. 2493–2510.

Anita, N. et al. (2025) “Effectiveness of Providing Complex Food and Formula Milk on the Growth and Development of Children Aged 12-24 Months in 2024,” 11(3), hal. 777–786. Tersedia pada: https://doi.org/10.29303/jppipa.v11i3.10524.

Ernawati, A. (2022) “Media Promosi Kesehatan Untuk Meningkatkan Pengetahuan Ibu Tentang Stunting,” Jurnal Litbang: Media Informasi Penelitian, Pengembangan dan IPTEK, 18(2), hal. 139–152. Tersedia pada: https://doi.org/10.33658/jl.v18i2.324.

Fajar, N.A. et al. (2024) “Family Roles and Support in Preventing Stunting : A Systematic Review,” 19(1). Tersedia pada: https://doi.org/10.14710/jpki.19.1.50-57.

Hamdani, H., & Ilda, Z. A. (2026). Hubungan Pola Asuh Orangtua Dengan Perkembangan Sosial Anak Usia Prasekolah. Jurnal Kesehatan Mercusuar, 9(1), 31-41.

Ilmiah, J. et al. (2024) “PENDAMPINGAN KELUARGA DENGAN ANAK STUNTING : QUASY EXPERIMENT STUDY EDUKASI KOMPREHENSIF,” 20(1), hal. 17–24. Tersedia pada: https://doi.org/10.26753/jikk.v20i1.1348.

Soliman, A. et al. (2021) “Early and Long-term Consequences of Nutritional Stunting : From Childhood to Adulthood,” 92(4), hal. 1–12. Tersedia pada: https://doi.org/10.23750/abm.v92i1.11346.

Isyti'aroh, I., Aktifah, N., Rofiqoh, S., Nurseptiani, D., Islamudin, M. R., & Fadhilah, N. I. (2024). Efektifitas Pendampingan Keluarga Untuk Menurunkan Angka Stunting. Jurnal Ilmiah Kesehatan Keperawatan, 20(1), 17-24.

Published

2026-04-30

How to Cite

EFEKTIVITAS PENDAMPINGAN KELUARGA BERBASIS BUDAYA MINANGKABAU TERHADAP PERUBAHAN PERILAKU PENCEGAHAN STUNTING PADA BALITA. (2026). JURNAL KESEHATAN MERCUSUAR, 9(1), 100-109. https://doi.org/10.36984/ayr9zy76